BAB 4 Kegiatan dan Pelaku Ekonomi
A. Kegiatan Ekonomi
Pada dasarnya semua kegiatan yang ditujukan untuk memenuhi kebutuhan hidup dapat disebut kebutuhan ekonomi. Secara garis besar, kegiatan ekonomi dapat dibagi menjadi tiga, yaitu produksi, distribusi dan konsumsi.
1. Produksi
Produksi adalah suatu kegiatan yang berhubungan dengan usaha untuk menciptakan dan menambah nilai guna suatu barang dan jasa untuk memenuhi kebutuhan manusia.
Adapun tujuan produksi dapat dilihat dari sisi makro(luas) dan sisi mikro(sempit).
- Tujuan produksi sisi makro
- Tujuan Produksi sisi mikro
- Menjaga keseimbangan usaha perusahaan dengan jalan meningkatkan proses produksi secara terus-menerus.
- Meningkatkan keuntungan perusahaan dengan cara meminimumkan biaya produksi.
- Meningkatkan jumlah dan mutu produksi
- Memperoleh kepuasan dari kegiatan produksi.
- Memenuhi kegiatan serta kepentingan produsen dan konsumen.
2. Distribusi
Dalam kehidupan sehari-hari, distribusi biasa diartikan sebagai kegiatan membagi-bagikan barang kepada orang atau pihak yang berhak untuk menerimanya. Distribusi dalam kegiatan ekonomi adalah usaha menyampaikan barang dari produsen kepada konsumen.Fungsi distribusi terdiri atas dua fungsi, yaitu :
- Fungsi pokok, yaitu tugas-tugas yang mau tidak mau harus dilaksanakan. Tugas tersebut meliputi mengangkut, menyimpan, jual beli, dan menanggung risiko.
- Fungsi tambahan, yaitu hanya dilakukan pada distribusi barang-barang tertentu, meliputi menyeleksi, mengepak atau mengemas, dan memberi informasi.
3. Konsumsi
Konsumsi adalah pemanfaatan atau penggunaan semua barang dan jasa yang bernilai ekonomis untuk memenuhi kebutuhan hidup yang dibutuhkan hidup yang direncanakan sesuai dengan skala prioritasnya.Adapun tujuan konsumsi adalah :
- Mengurangi nilai guna barang dan jasa secara bertahap.
- Menghabiskan nilai guna barang sekaligus.
- Memuaskan kebutuhan jasmani dan rohani.
- Untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.
- Memberikan kesenangan kepada manusia.
- Indikator untuk mengatur tingkat status sosial manusia.
- Menambah tingkat permintaan masyarakat.
- Menciptakan inovasi baru.
Pelaku ekonomi adalah orang atau badan yang melaksanakan kegiatan produksi, distribusi, dan konsumsi. Pada hakikatnya, di dalam masyarakat terdapat 4 kelompok ekonomi, yaitu rumah tangga keluarga, perusahaan, negara, dan masyarakat luar negeri.
1. Rumah Tangga Keluarga ( RTK)
Keluarga dalam arti sempit merupakan suatu kelompok masyarkat yang terdiri atas suami, istri, beserta anak-anaknya. Sesuai dengan pengertian tersebut, yang dimaksud dengan rumah tangga keluarga adalah tata kehidupan yang berlaku dalam suatu keluarga.Persoalan yang dihadapi oleh semua rumah tangga keluarga adalah bagaimana cara memperoleh barang dan jasa agar dapat mencukupi keperluan hidup sehari-hari. Untuk itu, ada anggota keluarga yang bekerja sebagai petani, tenaga bayaran, pegawai negeri, pedagang dan sebagainya. Adapula keluarga yang memperoleh pendapatan dari bunga modal(simpana uang), menyewakan tanah atau hak milik lainnya.
Rumah tangga keluarga memegang peran ganda dalam kegiatan ekonomi. Pertama sebagai pemakai barang atau jasa (konsumen) dan kedua sebagai sumber daya produksi (menyediakan tenaga kerja dan modal).
2. Rumah Tangga Perusahaan (RTP)
Perusahaan merupakan suatu organisasi yang menyatukan sumber daya produksi untuk menghasilkan barang atau jasa dengan tujuan mencari laba.Perusahaan munafaktur ( pembuat barang), perdagangan, angkutan maupun perusahaan lainnya dapat dikatakan bahwa kegiatannya tidak terlepas dari persoalan mencari laba.
Namun, ada perusahaan yang tidak bertujuan mencari laba besar, yaitu perusahaan milik negara dan yang dimiliki oleh koperasi. Tujuan utama perusahaan negara adalah membantu pemerintah dalam menyediakan barang/jasa bagi masyarakat, sedangkan koperasi lebih mengutamakan pelayanan kepada anggotanya. Dengan demikian, perana perusahaan dalam kegiatan ekonomi adalah :
- Sebagai penyedia barang dan jasa bagi masyarakat(produsen).
- Sebagai agen pembangunan, artinya perusahaan tidak hanya mencari laba, tetapi ia juga harus memerhatikan kesejahteraan karyawan dan masyarakat umum, misalnya perusahaan pembangunan jalan dan fasilitas umum lainnya.
3. Rumah Tangga Negara (RTN)
Peranan pemerintah dalam kegiatan ekonomki :- Sebagai pengatur dan pelindung kehidupan ekonom, artinya pemerintah membuat peraturan dan perundang-undang disertai sanksi. Kegiatan pemerintah sebagai pengatur, antara lain :
- Membuat Garis-Garis Besar Haluan Negara (GBHN).
- Menyediakan sarana dan prasarana pembangunan.
- Menyusun peraturan dan perundang-undangan untuk mengatur dan menentukan cara-cara melakukan kegiatan ekonomi.
- Sebagai konsumen, yaitu dalam melakukan kegiatannya pemerintah memerlukan barang-barang, seperti kendaraan, alat tulis kantor, dan jasa pendidik.
- Sebagai produsen, yaitu pemerintah memproduksi barang-barang kebutuhan masyarakat melalui BUMN, terutama barang-barang yang menyangkut hajat hidup orang banyak.
